Bocah Kampung Jangan Disanjung

Sabtu, 20 Maret 2021

KKNI Membunuh atau Menghidupkan Kreativitas Mahasiswa?

Sumber: kepocalm.blogspot.com
Medan - Halo sobat aljaaay, dalam postingan saya ini saya mau bercerita sedikit ya soal kehidupan saya berkuliah di salah satu Universitas terbaik di Sumatera Utara, yaitu Universitas Negeri Medan (UNIMED)dengan mengambil Jurusan Pend. Pancasila & Kewarganegaraan, tahun masuk 2018. Menjadi seorang mahasiswa adalah sebuah kemuliaan yang tidak bisa didapatkan oleh orang lain, karena hakikatnya gelar maha di dunia ini hanya diberikan kepada Maha Esa dan Mahasiswa. Arti maha disini bukan berarti mengimbangi strata kedudukan dengan Tuhan, bukan tetapi kemulian seorang mahasiswa dapat dimiliki ketika ia sudah mendapat peran dari salah satu perannya sebagai agent of change (agen perubahan). Jelas ini membuat mahasiswa menjadi istimewa di mata orang banyak. Kehadiran mahasiswa merupakan harapan bangsa sebagai penerus dan penentu arah negara ini berada, bukan begitu? hehehe.... sok pintar kali sih saya ini sudah bisa menjelaskan apa itu mahasiswa :D .

Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)
Bercerita bagi orang-orang yang kuliah di Universitas Negeri Medan akan menghadapi yang namanya KKNI, what? that fact, mungkin orang lain tidak tau bahwa UNIMED sudah menerapkan KKNI sejak tahun 2016 silam, namun apa sih KKNI ini sebelum kita membahas lebih jauh kkni kita harus tau apa penertian dari kkni tersebut. Check This Below!

"KKNI merupakan kerangka perjenjangan kualifikasi kerja yang menyandingkan, menyetarakan, mengintegrasikan, sektor pendidikan dan pelatihan serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan jabatan kerja di berbagai sektor ", ujar (Prof.Dr.Hendrawan Soetanto, Pakar Bidang Pengembangan Pendidikan Universitas Brawijaya)

Kalau kita menyimpulkan dari pengertian di atas kita tidak bakalan mengerti apa hubungan KKNI dengan perkuliahan di Universitas Negeri Medan, begini saya jelaskan. Jadi, kkni ini di ibaratkan sebuah kurikulum dalam sekolah kalau sekarang disekolah-sekolah namanya Kurikulum 2013 atau disingkat dengan K-13, nah begitu juga dengan KKNI sebuah kurikulum yang ada di perguruan tinggi seperti di Universitas Negeri Medan. Kemudian, KKNI ini bukan hanya ada di Universitas Negeri Medan, tetapi kampus lain juga menggunakan kurikulum ini sebagai acuan belajar, contohnya saja Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung, Universitas Negeri Padang di Padang, Universitas Negeri Yogyakarta di Yogyakarta, dan masih banyak lainnya yang mungkin di pikiran saya. Jelasnya, KKNI secara sederhana memberikan enam (6) tugas perkulihan kepada mahasiswa yang harus di selesaikan dalam satu semester per mata kuliah. Ibarat dalam game ada misi yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu, hehe XD. Namun tugas ini bukanlah dikerjakan dengan sebelah mata, harus berpacu pada waktu dalam pengerjaannya.

6 Tugas KKNI ini terdiri dari, yaitu

1. Tugas Rutin


Tugas Rutin adalah tugas yang harus dikerjakan dalam setiap pertemuan mahasiswa dengan dosen, namun terkadang juga ada dosen memberikan tugas ini sekali dalam mata kuliahnya.

2. Critical Book Review (CBR)

Tugas ini merupakan membandingkan hasil review kedua buku atau lebih yang telah dibaca dan setelah itu dibuat sebuah analisisnya. Biasanya cbr ada juga yang hanya membuat review satu buku dengan membuat laporan hasil review tanpa membandingkan buku.

3. Critical Journal Review (CJR)

Critical Journal Review adalah mengkritik dari dua jurnal atau lebih dengan membuat perbandingan dalam analisis yang dituangkan. Sama halnya dengan cbr terkadang ada juga dosen memberikan tugas hanya untuk me-review satu jurnal saja.

4. Mini Riset

Tugas mini riset adalah sebuah penelitian kecil-kecilan yang di adakan mahasiswa seperti mengadakan observasi, wawancara, eksperimen, dan sebagainya.

5. Rekayasa Ide

Rekayasa ide dapat diciptakan dari gagasan ide mahasiswa yang dituangkan kedalam bentuk laporan. Rekayasa ide juga biasanya dapat di hasilkan dari hasil miniriset, dengan memberikan solusi masalah yang ada.

6. Project

Project adalah aktualisasi dari mini riset dan bisa juga hasil dari luaran yang berasal dari mini riset berupa produk penelitian kecil-kecilan tersebut.

KKNI Menghidupkan Kreativitas Mahasiswa
Alasan yang kuat saya mengutarakan argumen ini setelah beberapa tahun merasakan atmosfer kehidupan di kampus hijau seperti Unimed bahwa KKNI dapat menumbuhkan ide-ide kreativitas seorang mahasiswa. Bukan tanpa sebab, KKNI mengajak mahasiswa untuk terus berpikir kritis agar setiap tugas matakuliah apapun selalu menciptakan ide-ide atau gagasan dari berbagai bidang keilmuan. Misalnya tugas Rekaya Ide, mahasiswa yang mendapat KKNI  dituntut selalu berpikir kreatif, mencari ide baru agar dapat memenuhi tugas dari mata kuliah yang diambilnya.

Sejalan yang dikatakan salah satu Dosen Hukum saya saat mengajar kelas sebenarnya KKNI mendorong mahasiswa supaya menciptakan ide-ide yang kemudian dituangkan ke dalam ajang PKM maupun lomba ilmah yang lain. Tugas Rekayasa Ide dan Miniriset adalah contoh dari bentuk sesungguhnya apabila KKNI benar-benar sesuai dikerjakan. Berbeda cerita kalau tugas-tugas kuliah ini hanya sekedar menuntaskan tuntutan perkuliahan yang dimana mahasiswa mengerjakan tugas asal-asalan atau lebih parahnya minta mentah-mentah sama Kating,  jelas 100% sudah plagiat!.

Jadi KKNI Membunuh Kreativitas Mahasiswa?
Saya tidak yakin bahwa kehadiran KKNI sangat menghambat kreativitas mahasiswa. Argumen saya boleh dipatahkan namun dengan data-data yang ada karena selama saya kuliah sudah 6 (enam) semester ini belum ada yang masuk ke telinga saya bahwa KKNI menghambat tumbuh kembangnya kreativitas. Bila ada mungkin orang tersebut dapat masuk kategori yang belum menjadi mahasiswa sejati telah kalah di awal bersaing di berbagai kompetisi. Saya katakan demikian bagi orang-orang yang berpikiran sempit hanya sebatas kuliah pulang kuliah pulang tentu ruang untuk menumbuhkan kreativitas hanya menjadi angan-angan. Bagi mereka yang sukses dengan menoreh berbagai prestasi mungkin barangkali kunci kesuksesan mereka terletak pada manajemen aktif berorganisasi. Karena di organisasi seorang mahasiswa dapat bertukar pikiran karena diskusikan yang sering dilakukan dapat memunculkan ide-ide baru.

So, buat kalian yang masih beranggapan kkni membunuh kreativitas sekarang telah mulai paham kalau KKNI tidak membunuh kreativitas seorang mahasiswa. Kalau artikel ini belum membuat kalian sadar dan masih tidak percaya silahkan tanyakan ke teman-teman yang berhasil menjadi mahasiswa memiliki segudang prestasi :D
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar